Wednesday, February 19, 2014

Kupu-Kupu Kuning


Kupu-kupu kuning kecil terbang memasuki ruang tamu
Senyum merekah
Lucu, indah, unik
Terkagum
Takjub dibuatnya

Kupu-kupu kuning kecil terbang memasuki ruang tamu
Terbang perlahan tapi pasti
Hinggap menghampiri, takutpun tidak
Lalu, terbang entah kemana
Kupu-kupu nyleneh!

Kupu-kupu kuning kecil terbang memasuki ruang tamu
Wajah pucat pasi tergurat
Ahhh aku tak bisa mengurai maksud
Ketika tutur berbuah duka
Seorang pejuang garis depan tlah pergi

Kupu-kupu kuning kecil terbang memasuki ruang tamu
Seakan mengucap selamat tinggal
Perjuangan yang selesai
Mencapai garis akhir
Dengan kemenangan
  
Kupu-kupu kuning kecil terbang memasuki ruang tamu
Bawa perubahan
Menanam benih, menuai asa
Terpancar dalam kasih
Membawa jiwa terhilang

Kupu-kupu kuning kecil terbang memasuki ruang tamu
Selamat jalan, kawan
Beristirahatlah dengan damai
Di sini melangkah bersama
Wujudkan impian

In Memoriam Djoseph Djadie aka Oteph aka Jobeng
23 Februari 1984 - 12 Februari 2014

Sunday, January 19, 2014

I'am Ridding a Bike, Daddy....

Ceritanya mampir belanja ke salah satu supermarket besar di mall di daerah Kuningan. Pas liat ada motor-motoran dipajang. Lucu juga kalau Kk Hector naik...

Awalnya siy, dia masih bingung, ini apa,ya? Dalam hitungan detik, dia menikmati kendaraannya. Gaya banget dahhh. Dibelok-belokin stangnya, di miring-miringin badannya. Rupa pembalap pro ajahh. 

Daddy-nya udah mau beliin... Cek dan recheck dulu dooznya tertera tulisan: above 3 years.  
Uppppssss, Kk masih belum cukup umur,niy. Nanti yaaaa.
Yach, gak jadi, dech... 

Wednesday, January 8, 2014

Edisi Pulang Kampung

Sebagai orang Indonesia keturunan LAMA (Lampung-Manado maksudnya), mengawali 2014 dengan pulang kampung ke Lampung itu sesuatu banget. Kenapa sesuatu banget? 




1. Udah lama gak kesana
2. Membangkitkan kenangan lama zaman kuliah (ehhmmmmmm)
3. Menjalin tali silaturahmi dengan saudara-saudara 
4. Cari peluang bisnis (jiiaahhhh teuteppp)
5. Mewakili ortu
6. Ada marriednya sepupu (ini yang utama)




Sebenarnya kota ini gak banyak berubah secara fisik, hanya saja jadi lebih ramai. Dulu,jam sembilan malam udah kayak kota mati, sekarang sudah banyak kafe-kafe dan street food memenuhi jalan utama. Sepertinya budaya kongkow-kongkow dari Jakarta dan Bandung mulai menular di kota ini.



Wednesday, December 25, 2013

Artphoria 2013

Baru menyempatkan diri atau lebih tepatnya sengaja nyempetin untuk datang ke Artphoria ini, setelah berhasil membujuk misua supaya mau ikutan. Maksudnya biar skalian motoin hi hi hi. 

Artphoria merupakan event seni yang digelar sejak 14 Desember 2013 - 26 Desember 2013, melibatkan pelukis internasional dan nasional. Kurt Wenner, Rotua Magdalena, Zaki Arifin, dll.

Salah satu pelukis adalah Kurt Wenner, street art artis dengan spesialisasi 3D Chalk Drawings yang karyanya sudah melanglang buana di hampir 33 negara. Kali ini gak tanggung-tanggung dia menampilkan 11 gambar. Beberapa hasil karyanya bisa dinikmati dari hasil kompilasi di bawah ini.

Selamat Menikmati!

Eniwei, untuk bisa menikmati secara langsung, feel free to come to Lotte Avenue Mall di daerah Kuningan. HTM Rp 75.000 weekday orang dewasa. Harga beda untuk weekend, anak-anak dan rombongan. Jadwal lengkap bisa dilihat di www.thisisartphoria.com karena ada event lain seperti communities  creative.

Buat saya pribadi, event ini benar-benar seru dan menarik. Imajinasi saya bermain di setiap perpindahan lukisan. Kita diajak untuk berdiri di ketinggian, dikejar-kejar naga, terbang dan memacu adrenalin dengan balap kuda. Yang pastinya kudu narsis dan berani malu hi hi hi. 


Late Post Really Really Late Post: The Other Angle of Jakarta

Spesial dateng ke pameran lukisan? Udah lamaaaaaa enggak. Nah, temen saya yang biasa saya panggil K Magda, yang nota bene memang seorang pelukis, mengajak saya untuk hadir di pembukaan pamerannya, tepat di ulang tahun Jakarta, 22 Juni 2013.



Oh ya, gak sekedar pameran saja, pembukaan pameran tersebut disemarakkan dengan pertunjukan tari, nyanyi, mural serta mini bazar barang-barang etnik. Gak ketinggalan juga makanan dan minuman daerah Betawi seperti ketoprak dan bir pletok juga hadir di acara ini.





Thanks ya, K Magda. Really enjoy this event... 

22.06.2013 @ Rumah Jawa - Kemang





Lukisan karya: Rotua Magdalena P. Agung
Photo courtesy princess q using ipad



Wednesday, April 17, 2013

Princess Q Goes to Korea - Day 1

Memang paling enak kalau pergi tinggal bawa diri, baju dan uang secukupnya buat jajan :)
Kesempatan ini adalah bagian dari reward perusahaan di tempat saya bekerja atas pencapaian di tahun 2012. Kami dibagi menjadi dua kelompok keberangkatan. Saya termasuk dalam kelompok pertama bersama 83 teman yang lain. Dijadwalkan keberangkatan pada tanggal 19 Maret 2013 - 23 Maret 2013.

Persiapan-persiapan kecil dilakukan, maklum berdasarkan informasi dari penyelenggara paket wisata pada saat briefing, tempat tujuan berbeda dengan iklim Indonesia yang notabene tropis, hanya mengenal dua musim yaitu hujan dan panas. Kondisi cuaca di Korea masih di bawah 10 derajat celcius, bahkan bisa mencapai minus.

19 Maret 2013 20:30, Bandara Soeta
Rombongan berkumpul di depan gamelan bandara Soekarno-Hatta terminal 2F untuk di data oleh tour leader masing-masing, diberikan kelengkapan keberangkatan dan sekaligus mengurus bagasi.

23:30 rombongan dan tentu saja saya, memasuki kabin pesawat, menyimpan hand carry, duduk manis dengan mengencangkan sabuk pengaman. Burung besi membawa saya terbang melintasi awan dan mendarat di Incheon International Airport International Korea Selatan 8 jam kemudian. Tertidur, terbangun, tertidur dan terbangun lagi, rasanya gak sabar menunggu tiba.

20 Maret 2013 08:30 (GMT+9), arrived at Incheon Intenational Airport

Terjadi kehebohan kecil saat tiba di bandara Incheon. Hampir sebagian besar toilet wanita penuh oleh rombongan kami yang berganti pakaian dan tentu saja bebersih dan berdandan. Motto para wanita: gak mandi gak masyalah, yang penting teutep eksis dan  narsisss... Hi hi hi...

Setelah selesai bebersih, rombongan dipandu oleh pemandu wisata lokal yang bisa berbahasa Indonesia untuk naik ke bus masing-masing. Bus C, bus yang saya naiki dipandu oleh Alex.

Annyeonghaseyo!

Tujuan pertama, Imjingak Park. Terletak di provinsi Gyeonggi-do, perjalanan dari Incheon ke Imjingak memerlukan waktu sekitar 1 jam. Imjingak Park adalah monumen peringatan untuk menyatakan perang Korea. Di Imjingak Park terdapat kolam persatuan, kereta api, jembatan dan genta perdamaian. 




Dari Imjingak Park kami pergi ke wilayah Chuncheon, Nami Island, yang terkenal karena film Winter Sonata. Sebelum tiba di Nami Island, kami mampir makan siang di restoran yang menyajikan sup tahu jamur. Perjalanan ke Nami Island ditempuh dalam waktu 2 jam. Kami tiba menjelang sore di tempat parkir bus dan langsung diberikan tiket masuk kesana.

Nami Island sendiri adalah pulau buatan yang didirikan untuk menghormati Jendral Nami yang meninggal karena menerima tuduhan palsu pada masa pemerintahan raja Sejo dari dinasti Joseon. Untuk sampai ke Nami Island hanya ditempuh dengan menyebrangi sungai menggunakan feri yang tersedia setiap 5 menit sekali.


Wooowww, itu perkataan pertama saya ketika tiba di sana. Nami Island begitu indah, dengan pepohonan yang tinggi menjulang di kiri dan kanan. Saya sampai terlolong-lolong dan tak henti-hentinya mengucap syukur. Cuaca sore itu cukup cerah, matahari bersinar meskipun semakin sore suhu udara mulai berangsur-angsur berubah, sampai mencapai minus 3 derajat! Brrrr, setiap kali saya berkata-kata, ada asap mengikuti...

Saya berharap-harap cemas untuk bisa mendapatkan salju di pulau ini, dan tiba-tiba angin berhembus disertai dengan butiran-butiran salju. Agghhhh... Akhirnya merasakan dan menyentuh salju juga walau sedikit. This is my first time to see snow (noraknya munculll) Amazinglah... Seteguk Soju (minuman khas Korea) mampu menghangatkan badan dan menghilangkan kedinginan saya saat berjalan-jalan.


Pk 18:00 waktu setempat kami bertemu di restoran untuk makan malam dengan makanan yang terkenal di Nami Island, Chicken BBQ. Ditemani dengan nasi putih yang pulen dan kimchi (acar khas Korea), kenyang sangat... Setelah itu kami naik feri yang membawa kami kembali ke bus untuk pulang beristirahat di Best Western Guro Hotel.

Saya masuk ke kamar, menaruh koper dan kemudian bersama dengan teman kamar kembali turun ke lobby untuk window shopping sebentar di sekitar hotel. Gak tahan dengan udara yang semakin dingin dan angin yang bertiup meskipun kami sudah menggunakan jaket dan sarung tangan, kami melangkah kembali ke hotel.

Fhiiiiuuuhhh.... perjalanan panjang melelahkan sekaligus menyenangkan...
Next day trip : Seoul Tower & Everland here I comeeee...