This is Part of My New Journey of Life...
Yiihhhaaa
Ready? Get set, Goooooo
pk 7:30 mobil yang akan mengantar kami ke Tanjung Lesung stand by di tempat kami menginap. Pak Adi dari Octagon - Villa Kalicaa (ternyata bacanya kalica bukan kalika) dan Mas Denny driver siap menemani kami.
Melewati tol Merak, kami keluar tol Serang Timur dan mengarah ke Pandeglang. Perjalanan ke Tanjung Lesung ditempuh dengan 3.5 jam perjalanan berkendara. Keadaan jalan cukup mulus, rata-rata sudah dibeton sehingga kami tidak terguncang-guncang. Kiri kanan jalan berbagai pemandangan dapat dilihat bergantian, sungai, lembah, pegunungan dan tentu saja pantai. Pasar-pasar tradisional, pedagang durian, nangka dan buah-buah lokal serta kapal-kapal nelayan turut mewarnai perjalanan kami.
Udara cukup bersahabat, tetapi menjelang Labuan kami disambut dengan hujan deras. Kontras ketika kami memasuki daerah Panimbangan, yang nota bene kering kerontang, tak berbekas hujan sedikitpun...
Orange juice yang menyegarkan menghapus dahaga kami ketika kami tiba di Villa Kalicaa Tanjung Lesung. Tak lama setelah mengurus administrasi, kami diantar ke Courtyard 3180. Oh ya selain disewakan, management Villa Kalicaa juga membuka kesempatan untuk investasi resort, lhoo.
Sambil melepas lelah, kami minta agar makan siang diantarkan langsung ke villa. Perut yang keroncongan membuat kami tanpa ragu-ragu menyantap makanan yang disajikan. Udang Crispy Mayones jadi andalan disini. Udangnya benar-benar fresh dan rasanya manis. Ya iyalah, lokasi pantai, masak seafoodnya gak nendang he he he...
Sekitar jam 5 sore pintu villa diketuk, seorang ibu datang untuk massage, badan yang pegal-pegal dalam perjalanan kembali segar... Ugghhh,enaknyaaa....Awal yang menyenangkan untuk memulai kegiatan di esok hari.
Karena cuaca mendung, jadi gak bisa liat sunset, dech. Ketika malam menjelang, kami keluar villa untuk menikmati udara malam sekaligus dinner di Restaurant Bale-Bale. Candle light dinner telah disiapkan oleh waitress di sana, dengan menu utama steak. Dan karena kami berkunjung pada saat low season dan week day, restaurant serasa menjadi milik kami berdua.
Just the two of us, enjoying the dinner company with waitress...
Just the two of us, Just teh two of us... (lha, koq, jadi nyanyi)
Selesai bersantap malam, kami kembali ke villa. Perut kenyang ngantukpun tiba. Ditambah dengan udara yang mendung-mendung gimana, gitu, buat mata jadi gak bisa diajak kompromi.
Kami permisi dulu yach... Zzzzzzzzzzzzzzz
Saturday, December 8, 2012
Tuesday, December 4, 2012
Baby Hector
Duhhh, aunty iseng gak bisa liat baby Hector bobo...
Klik klak kilk klak berisik banget pokoknya motoin dia
Yang ada baby Hector ngamuk, aunty ditonjok he he he
Kalo baby Hector udah bisa ngomong, dia bakal bilang
Hector: "Aduuuhhhh, aunty, berisik banget, siy.... Hector kan mau bobo".
foto: Hector Edril Jonah Jayanegara courtessy of PrincessQ
Monday, October 22, 2012
Shabu Slim Kota Kasablanka
Sensasi Shabu-Shabu dengan dua rasa, tinggal pilih sesuai selera.
Disetiap meja dilalui ban berjalan yang membuat kita bisa memilih isi shabu-shabu sesuai dengan keinginan, tinggal dicemplungkan saja ke kuahnya. Selain itu juga tersedia sushi.
Hari ini saya kebagian all you can eat Rp103.000 discount 20% belum termasuk minum.
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network
Disetiap meja dilalui ban berjalan yang membuat kita bisa memilih isi shabu-shabu sesuai dengan keinginan, tinggal dicemplungkan saja ke kuahnya. Selain itu juga tersedia sushi.
Hari ini saya kebagian all you can eat Rp103.000 discount 20% belum termasuk minum.
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network
Smoking Joe
Ukurannya lumayan besar. Ini stylenya bule, jadi rasanya buat lidah gw yang ternyata lidah Indonesia khususnya Bekasi, plain. Kalau mau lebih berasa harus tambah garam dan lada sendiri...
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network
Kopi Tiam Oey BSK
Halah, ingetnya cuman Wedang Jahe & rempah-rempah. Nama kerennya lupa, euuyy.
Makanan khas Indonesia disajikan di sini dengan style tempoe doeloe. Sepertinya khas peranakan dengan poster-poster berbahasa Belanda, batik peranakan dan meja marmer.
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network
Makanan khas Indonesia disajikan di sini dengan style tempoe doeloe. Sepertinya khas peranakan dengan poster-poster berbahasa Belanda, batik peranakan dan meja marmer.
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network
Wednesday, September 5, 2012
TraveLove dari Ransel Turun ke Hati
- Pikiran melayang-layang membayangkan lokasi cerita, kalau pernah mengunjungi membayangkan lokasinya, kalau belum mengunjungi, berpikir dan berencana untuk pergi kesana (rencana tinggallah rencana)
- Terharu dengan cerita menyentuh tentang perjalanan menemani ayah ke Bromo. Meluangkan waktu untuk orang terkasih sesuatu banget, apalagi spend time di saat-saat terakhir
- Tersenyum dengan kegilaan blind date di Paris, dari dikejar-kejar jadi dapet teman spesial
- Tak kenal maka tak sayang, dont judge people from it's cover, diomelin si Jepang dan ketemu orang SKSD tapi ternyata care banged
- Terkagum dengan perjuangan seorang suami untuk mengunjungi sang istri dalam situasi yang tidak mengenakan di negeri orang
- Sabar menanti kesempatan dan tetap berharap, bertemu dengan seseorang di masa lalu yang entah dimana keberadaannya sekarang
Hal- hal yang saya peroleh setelah membaca TraveLove
Subscribe to:
Posts (Atom)
